KPK Proses Tindakan Gratifikasi Lebaran 2019

KPK Proses Tindakan Gratifikasi Lebaran 2019

12 views
0

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menindaklanjuti 94 laporan gratifikasi mengenai momen Lebaran tahun 2019. Pelaporan itu di terima oleh lembaga anti rasuah sepanjang periode 20 Mei sampai tanggal 10 Juni 2019 kemarin.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengucapkan bahwa dari puluhan laporan itu, tujuh di antaranya adalah laporan penolakan atas gratifikasi. Salah satunya yaitu penolakan 1 ton gula pasir.

“1 ton gula pasir yang kemudian dikembalikan pada pihak pemberi oleh salah satu pemerintahan daerah di Lampung,” ujar Febri ketika di konfirmasi pada hari Selasa 11 Juni 2019.

Dia menjelaskan, bahwa dari tujuh penolakan lainnya ialah pemberian parcel untuk para pegawai di kementrian Kelautan dan Perikanan serta Ditjen pajak, juga pemberian uang Rp 4 juta untuk para pegamai Kementrian Keuangan dengan sebutan THR.

KPK Proses Tindakan Gratifikasi Lebaran 2019

KPK Proses Tindakan Gratifikasi Lebaran 2019

Febri menegaskan, bahwa penolakan gratifikasi merupakan slah satu langkah yang amat baik yang perlu di lakukan oleh para pegawai negeri serta penyelenggara negara. Hingga, hal itu dapat menjadi langkah dalam mencegah korupsi yang lebih efisien.

“Sejak awal, semaksimal mungkin sikap tegas menolak pemberian gratifikasi diharapkan dapat memberikan pemahaman yang tepat pada pihak pemberi agar ke depan tidak melakukan hal yang sama,” katanya.

Sementara sisanya, ada sebanyak 87 laporan gratifikasi yang akan di proses oleh KPK apakah akan menjadi milik negara atau untuk para penerima. 87 laporan gratifikasi itu dnegan nilai total Rp 66.124.983.

“Sebagian besar laporan penerimaan gratifikasi tersebut berbentuk makanan, minuman, uang tunai, kain batik, perlengkapan ibadah, baju koko, karangan bunga hingga voucher belanja di supermarket,” tukas Febri.

Hal ini di sambut baik oleh negara, pasalnya hal ini dapat menjadi langkah awal untuk terjadinya korpsi yang lebih dalam lagi kedepannya.

About author