Erwin Aksa : Hasil Perhitungan Suara Internal Dan KPU Banyak Perbedaan

Erwin Aksa : Hasil Perhitungan Suara Internal Dan KPU Banyak Perbedaan

3 views
0

Jakarta – Tim Badan Pemenangan Nasional (BPN) pasangan calon presiden dan wakil presiden no urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno tetap menjalankan penghitungan suara internal hasil Pilpres 2019 ini. Mantan Ketum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Erwin Aksa percaya, jika suara paslon Koalisi Adil Makmur menang telak dari paslon calon presiden dan wakil presiden kubu Petahana di sejumlah daerah melebihi real count KPU yang sampai sekarang ini masih tetap berlangsung. Hal itu di sampaikan oleh Erwin di Prabowo-Sandi Media Center, Jl. Sriwijaya I No 35, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada (24/4/2019).

“Harusnya (suara Prabowo-Sandi) sudah lebih besar dari yang dilakukan KPU. (internal BPN) yang menghitung masih coba tanya. Tapi intinya kita unggul di beberapa daerah. Unggul telak,” ungkap Erwin Aksa.

Rekan dari calon wakil presiden no urut 02 Sandiaga Salahuddin Uno tersebutan mengatakan, para relawan Prabowo-Sandi tetap melakukan penghitungan suara. Mereka sangat militan mengawal suara yang masuk.

“Relawan gak pernah berhenti dukung hatinya dengan Prabowo-Sandi. Mereka berjuang terus, gak mundur kawal demokrasi,” tuturnya.

Erwin Aksa : Hasil Perhitungan Suara Internal Dan KPU Banyak Perbedaan

Erwin Aksa : Hasil Perhitungan Suara Internal Dan KPU Banyak Perbedaan (rakyataktual.com)

“Relawan itu kan macam-macam. Ada ratusan yang hitung. Tergantung relawannya. Ada (aplikasi) ayo jaga TPS. Relawan saksi pemilu,” imbuh Erwin.

Dia menyatakan, para relawan Koalisi Adil Makmur banyak menjumpai selisih angka yang berlainan dari perhitungan suara Komisi Pemilihan Umum (KPU). Dan berbagai alasan di berikan oleh pihak dari penyelenggara.

“Mereka cocokkan data KPU dengan data mereka. Di situ banyak perbedaan dan selisih. Alasannya salah input dan sebagainya. Tapi kelihatannya angka itu banyak muncul yang ditemukan para relawan,” kata dia.

Di harapkan berbagai tindakan kecurangan yang ingin di lakukan oleh pihak lawan, dapat segera terbongkar dan juga dapat di tindak lanjuti sesuai dengan hukum yang berlaku di negara Indonesia ini. Karena hingga saat ini, kecurangan tersebut belum di lakukan penindaklanjutan apapun. Di harapkan juga agar para penyelenggara Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 ini tidak memihak kepada salah satu pasangan calon presiden dan wakil presiden manapun.

About author