Prabowo-Sandi Berikan Komitmen Menarik Di Bidang Infrastruktur

Prabowo-Sandi Berikan Komitmen Menarik Di Bidang Infrastruktur

3 views
0

Jakarta – Pasangan calon presiden dan wakil presiden Koalisi Adil Makmur Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno memberikan komitmen yang menarik untuk di bidang infrastruktur. Di dalam komitmen yang di berikan salah satu contohnya yakni skema keuangan yang lebih kreatif untuk pembiayaan infrastruktur, sampai menurunkan angka hutang yang memberatkan APBN serta BUMN di dalam pembangunan infrastruktur.

Harryadin Mahardika selaku kader tim Ekonomi, Penelitian, serta Pengembangan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi mengungkapkan, jika untuk patokan investasi sektor infrastruktur timnya memastikan akan menghitung total maksimal investasi infrastruktur dengan teliti serta bijak. Hal itu di sampaikannya pada 12/3/2019.

”Baru setelah itu diturunkan dalam bentuk proyek dan program infrastruktur. Pendekatan ini berbeda dari pemerintah sekarang yang membuat dulu daftar proyek, baru kemudian mencari pendanaannya. Akhirnya terpaksa sebagian besar harus didanai hutang,” ungkapnya.

Bukan hanya itu saja, akan di targetkan, jika antara bagian pemerintah serta swasta salam mendirikan infrastruktur akan berimbang. Walaupun mengklaim tidak ambisius untuk menekan hutaang, tetapi dia mengungkapkan, jika Prabowo-Sandi menegaskan meminimalisir adanya peningkatan hutang.

Prabowo-Sandi Berikan Komitmen Menarik Di Bidang Infrastruktur

Prabowo-Sandi Berikan Komitmen Menarik Di Bidang Infrastruktur (rakyataktual.com)

”Target kita tidak menambah utang baru yang memberatkan APBN dan BUMN,” ujar Harryadin.

Melihat kembali di periode pemerintahan SBY sebelumnya di katakan oleh Harryadin bahkan utang tersebut dapat di kurangi. Bukan hanya itu saja, ada juga skema yang dimana akan mempersiapkan biaya cadangan untuk menangali biaya infrastruktur yang tak berjalan serta juga merugi.

Berkaitan dengan infrastrutur pangan, Prabowo-Sandi pun akan uatamakan jalan transportasi, mekanisasi, industri pengolahan serta teknologi pertanian atau yang bisa di sebut dengan biotech.

“Dana talangan ini jika tidak dialokasikan bisa berbahaya karena dapat berdampak sistemik ke industri keuangan, yaitu BUMN pemilik proyek-proyek infrastruktur gagal bayar,” tutur dia.

Dengan terpilihnya pasanagn calon presiden dan wakil presiden no urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno di Pilpres 2019 mendatang, di harapkan bisa membantu memperbaiki keadaan Indonesia yang saat ini tengah mengalami kritis di berbagai bidang. Serta juga bisa menciptakan pemerintahan yang bersih, jujur, dan adil kepada seluruh masyarakat Indonesia dan bukannya hanya ke sebagian pihak saja.

 

About author

Your email address will not be published. Required fields are marked *