Prabowo Jadi Presiden, Tak Izinkan Para Koruptor Ada Di Pemerintahan RI

Prabowo Jadi Presiden, Tak Izinkan Para Koruptor Ada Di Pemerintahan RI

18 views
0

Jakarta – Calon presiden no urut 02 Prabowo Subianto berjumpa dengan ratusan masyarakat Blora dan juga para purnawirawan TNI/Polri yang termasuk ke dalam Purnawirawan Pejuang Indonesia Raya (PPIR), pada 14/2/2019. Di depan para hadirin, Prabowo menyatakan, strategi untuk dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia terutama para Pegawai Negeri Sipil (PNS), TNI, Polisi, Jaksa serta Hakim. Hal itu di sampaikannya ketika berada di Blora, Jawa Tengah, dalam keterangan tertulis dari siaran pers tim Media Center pasangan calon presiden dan wakil presiden no urut 02 Prabowo Subianto dan Sadiaga Slaahuddin Uno, pada 14/2/2019.

“Saya akan menjaga kekayaan bangsa Indonesia, dengan kekayaan itu kita bisa memperbaiki kehidupan bangsa Indonesia semuanya. Kita bisa perbaiki gaji-gaji pegawai negeri, gaji-gaji tentara, polisi, jaksa dan hakim,” ungkap Prabowo.

Dia menjelaskan, bahwa pada saat ini telah banyak kebocoran dana negara yang hilang terdampak dari banyaknya perilaku korupsi di kalangan pemerintahan. Imbasnya, pembangunan kesejahteraan untuk semua masyarakat Indonesia belum bisa terealisasi dengan baik. Prabowo juga menuturkan, bila nantinya dia dan Sandi terpilih dalam Pilpres 2019 mendatang, dia tidak akan memberikan izin para koruptor tersbeut berada di pemerintahan Indonesia.

“Jika saya menerima mandat sebagai presiden maka saya tidak akan mengizinkan koruptor koruptor itu berada dalam pemerintahan Republik Indonesia,” jelas Prabowo.

Prabowo Jadi Presiden, Tak Izinkan Para Koruptor Ada Di Pemerintahan RI

Prabowo Jadi Presiden, Tak Izinkan Para Koruptor Ada Di Pemerintahan RI (rakyataktual.com)

Mantan Danjen Kopassus itu pun menyatakan, bahwa dengan adanya pengamanan dan pengelolaan sumber kekayaan bangsa ini dengan baik, maka kesejahteraan masyarakat Indonesia pun dapat terealisasi. Tetapi, bila kesejahteraan dan kehidupan masyarakat Indonesia dan perangkat pemerintahan sudah membaik namun masih menjalankan praktik korupsi, Prabowo akan memberikan sanksi hukuman yang tegas kepada para pejabat pemerintahan yang melakukan korupsi.

“Jika kesejahteraan telah tercipta maka jangan sampai hakim-hakim kita bisa di sogok, tapi kalau masih ada pejabat yang menerima sogokan maka kami akan hukum kau seberat beratnya,” tutup Prabowo.

Dengan seperti itu, di harapkan pasangan calon presiden dan wakil presiden no urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno terpilih nantinya, dapat menciptakan pemerintahan yang jujur dan juga bersih. Sehingga para pejabat pemerintahan segan untuk melakukan praktik korupsi.

About author