Kekejaman Dan Ketidakadilan Hukum Dapat Berhentikan Dengan Ganti Presiden

Kekejaman Dan Ketidakadilan Hukum Dapat Berhentikan Dengan Ganti Presiden

8 views
0

Jakarta – Ketua Sekretaris Nasional (Seknas) pasangan calon presiden dan wakil presiden no urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno, Muhammad Taufik mengatakan, bahwa kekejaman dan juga ketidakadilan hukum hanya dapat di berhentikan dengan mengganti presiden pada 17 April 2019 mendatang.

Hal itu di sampaikan oleh Muhammad Taufik, ketika berada di sebuah diskusi berjudul ‘Hukum Era Jokowi, Mundur dan Zalim?’ di Kantor Sekretaris Nasional (Seknas) pasangan capres-cawapres Prabowo-Sandi, di Jl. HOS Cokroaminoto, No. 93, Menteng, Jakarta Pusat, pada 6/2/2019.

Di dalam kegiatan diskusi tersebut juga hadir Lawyer Guru Honorer Andi M Asrun, Politisi Partai Gerindra H.R Muhammad Syafi’i, Menkumham RI era Presiden SBY, Amir Syamsuddin, dan pengacara Rizieq Shihab, Abdul Khoir Ramdhan.

“Kalau mau habis kezaliman, ketidakadilan hukum, ya ganti presidennya. Saya mengajak kawan-kawan mari bergerak bersama agar tanggal 17 April 2019 yang akan datang Pak Prabowo dan Pak Sandi akan memenangkan Pilpres,” tutur Muhammad Taufik.

Timnya menjelaskan, merasakan sekali kekejaman dan juga ketidakadilan hukum selama empat tahun periode pemerintahan saat ini. Dari sekian banyak permasalahan yang di laporkan oleh pihak oposisi, tidak ada satupun yang di proses oleh kepolisian.

“Karena yang kami laporkan adalah kelompoknya sebelah (kubu pasangan duet Jokowi-KH Ma’ruf Amin). Ketika orang baru melapor justru diproses,” jelas dia.

Kekejaman Dan Ketidakadilan Hukum Dapat Berhentikan Dengan Ganti Presiden

Kekejaman Dan Ketidakadilan Hukum Dapat Berhentikan Dengan Ganti Presiden (rakyataktual.com)

Meskipun begitu, Muhammad Taufik optimis bahwa masyarakat Indonesia pada saat ini telah cerdas dalam menanggapi kekejaman dan juga ketidak adilan hukum itu. Menurut dia, jika semakin desak, maka masyarakat akan semakin kuat dengan keberaniannya.

“Dengan cara apa?¬†Merubah pilihannya kepada duet Prabowo-Sandi. Saya melihat ada gerakan itu. Ke depan dalam sisa waktu 2 bulan, mari kita tunjukkan, kezaliman (dan ketidak adilan hukum) itu enggak boleh ada di sini,” pungkas Muhammad Taufik.’

Di harapkan jika pasangan calon presiden-calon wakil presiden no urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno terpilih nantinya, dapat menegakkan hukum di bangsa Indonesia ini dengan seadil-adilnya. Dan juga dapat memperbaiki perekonomian dan juga kesejahteraan masyarakaat Indonesia dengan sebaik-baiknya.

About author