Kontroversi Abu Bakar Ba’asyir Jangan Dijadikan Bahan Keperluan Politik

Kontroversi Abu Bakar Ba’asyir Jangan Dijadikan Bahan Keperluan Politik

122 views
0

Jakarta – Dalam menanggapi rencana yang tersebar luas akan pembebasan terpidana kasus terorisme Abu Bakar Ba’asyir pada Kamis (24/01/19) membuat calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Salahuddin Uno menginginkan agar presiden saat ini tak menjadikan hal tersebut sebagai keperluan politiknya.

Dikutip pada Kamis (24/01/19) “Saya seperti yang disampaikan pada debat pertama, kami tidak ingin proses hukum digunakan sebagai komoditas politik, komoditas yang digunakan untuk melanggengkan kekuasaan,” kata Sandiaga setelah mengunjungi korban kebakaran yang ada di Tomang, Jakarta Barat.

Sandiaga mengatakan bahwa hukum di Indonesia haruslah ditegakkan jangan main tebang pilih, tidak tajam ke bawah tumpul di atas dan ditegakkan seadil-adilnya untuk masyarakat, jelasnya.

Dan juga Abu Bakar Ba’asyir sudah diperbolehkan terkait pembebasan bersyarat sebab dirinya sudah 2/3 mendekam di penjara dikarenakan kasusnya. Maksudnya, Abu Bakar Ba’asyir berwenang menerima pembebasan bersyarat pada tanggal 13 Desember 2018 kemarin.

Kontroversi Abu Bakar Ba'asyir Jangan Dijadikan Bahan Keperluan Politik

Kontroversi Abu Bakar Ba’asyir Jangan Dijadikan Bahan Keperluan Politik

Sebagai pengacara Yusril Ihza Mahendra menyatakan bahwa dirinya akan bekerja sama dengan Presiden saat ini mengenai Abu Bakar Ba’asyir yang menyatakan dirinya menolak menandatangani setia kepada pancasila.

Pengacara tersebut menerangkan bahwa perkara Abu Bakar Ba’asyir yang enggan menandatangani syarat untuk segera bebas bersyarat, yakni salah satunya ialah setia kepada pancasila.

Berdasarkan alasan tersebut, Menkumham Yasonna Laoly mengatakan bahwa pemerintah hanya melakukan analisi yang mendalam mengenai pembebasan Abu Bakar Ba’asyir tersebut.

Berdasarkan keterangan yang didapat, dilain hal dalam kesempatan tersebut juga Sandiaga menyindir mengenai persiapan debat yang kedua, yang akan mengusung tema infrastruktur. Sandiaga mengatakan bahwa beberapa hari yang terakhir akan membahas berita debat dengan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto.

“Beberapa hari ke depan selagi di daerah konten diperkaya dan mulai diskusi dengan Pak Prabowo,” tutup calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Salahuddin Uno.

About author