Bercermin Dari Debat Pertama, BPN Prabowo-Sandi Inginkan Panelis Siapkan 50 Pertanyaan Per Tema

Bercermin Dari Debat Pertama, BPN Prabowo-Sandi Inginkan Panelis Siapkan 50 Pertanyaan Per Tema

6 views
0

Jakarta – Mengenai dampak dari debat yang pertama, mengakibatkan netizen menilai bahwa apa yang dilakukan KPU dalam membocorkan kisi-kisi pertanyaan sangatlah mengecewakan. Dengan demikian Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi mengklaim bahwa, pertanyaan untuk debat capres cawapres masing bisa terjadi kebocoran walaupun KPU sudah menyetujui bahwa tak akan memberikan lagi kisi-kisi maupun bocoran pertanyaan kepada para paslon capres cawapres. Dan BPN Prabowo-Sandi menyarankan agar para panelis memberikan 50 pertanyaan pada setiap temanya.

Dikutip berdasarkan keterangan dari Juru Bicara¬†Direktorat Advokasi BPN Prabowo-Sandi, Habiburokhman mengatakan bahwa “Kami mengusulkan panelis menyiapkan sedikitnya 50 pertanyaan untuk setiap tema. Dari 50 pertanyaan tersebut lalu diundi oleh moderator untuk diajukan kepada paslon. Dengan demikian jikapun terjadi kebocoran, tetap susah bagi siapapun untuk memprediksi pertanyaan mana yang akan muncul,” saat ditanyai oleh wartawan, pada Minggu (20/01/19). Selain itu Jubir BPN Prabowo-Sandi itu menjelaskan bahwa jumlah pertanyaan yang telah disiapkan oleh para panelis pada saat debat perdana dinilai masih sangat kurang. Selain itu, Habiburokhman melanjutkan, pelaku yang telah menyebarkan pertanyaan ‘Cuman’ dihukum selama 9 bulan masa tahanan.

Bercermin Dari Debat Pertama, BPN Prabowo-Sandi Inginkan Panelis Siapkan 50 Pertanyaan Per Tema

Bercermin Dari Debat Pertama, BPN Prabowo-Sandi Inginkan Panelis Siapkan 50 Pertanyaan Per Tema

“Perlu diingat bahwa dalam Pasal 322 KUHP sanksi bagi pembocor rahasia jabatan cukup ringan yakni hanya 9 bulan penjara. Tidak menutup kemungkinan ada pihak yang berani lakukan pembocoran dengan imbalan yang memadai,” jelasnya.

Diketahui bahwa sebelumnya KPU sudah menetapkan bahwa tidak lagi memberikan bocoran kisi-kisi tentang isi atau materi pertanyaan debat capres untuk para paslon capres dan cawapres. Dan tujuannya dihapusnya kisi-kisi sebelum berlangsungnya debat ditujukan agar nantinya penampilan paslon bisa menampilkan yang terbaik. Dan nantinya KPU menetapkan kebijakan untuk memperbahatui format serta mekanisme dalam acara debat selanjutnya.

Dikutip pada Minggu (20/01/19) “Kita akan evalusi sedemikian rupa, sehingga Insyallah Senin kita bisa dapat format dan mekanisme yang lebih baik,”kata komisioner KPU Wahyu Setiawan.

About author