Cara Prabowo Dalam Menangani Masalah Korupsi Di Indonesia

Cara Prabowo Dalam Menangani Masalah Korupsi Di Indonesia

7 views
0

Jakarta – Pada Kamis malam (17/01/19) Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menggelar acara debat pertama calon presiden dan wakil presiden 2019. Adapaun acara tersebut menapilkan 2 moderator yang telah dipilih KPU, yakni Ira Koesno dan Imam Priyono. Dalam acara tersebut ditanyangkan oleh banyak stasiun televisi nasional maupun siaran langsung (Live Streaming) dan juga melalui siaran Radio.

Dalam debat pertama mengusung tema yang salah satunya ialah korupsi dan terorisme. Dan sudah diketahui bahwa korupsi di Indonesia merupakan kasus yang saat ini sering kali terjadi. Banyak anggota petinggi pemerintahan serta para anggota parlemen pun ikut menjadi pelaku korupsi. Meskipun anggota KPK kerap kali menggelar Operasi Tangkap Tangan  (OTT) kepada pihak yang melakukan korupsi, nampaknya belum bisa membuat kapok para koruptor di Indonesia ini berhenti.

Tak hanya masalah korupsi di Indonesia yang menjadi sumber masalah yang utama, kasus terorisme di Indonesia juga menjadi momok yang menakutkan bagi masyarakat Indonesia, pasalnya para pelaku terorisme tak segan-segan untuk melakukan sebuah kejahatan yang dapat menghilangkan nyawa seseorang. Lantas pemerintahan saat ini juga dirasa masih kurang dalam menangani kedua masalah tersebut.

Cara Prabowo Dalam Menangani Masalah Korupsi Di Indonesia

Cara Prabowo Dalam Menangani Masalah Korupsi Di Indonesia

Dan pada saat acara debat perdana, pembahasan tersebut menjadi salah satu komitmen para paslon dalam memberantaskan permasalahannya. Lalu bagaimanakah penanganan yang tepat dalam menghadapinya?

Mengenai masalah korupsi di Indonesia banyak sekali para pejabat yang pada saat menduduki jabatannya mengeluarkan banyak uang, dan ketika pada saat sudah mendapatkan kedudukan tersebut, justru jabatan tersebut disalahgunakannya dengan cara mengambil keuntungan didalamnya.

Terkait salah satu masalah tersebut Ketua Partai Umum Gerindra menanggapi jawabannya, yakni dibutuhkan langkah yang konkrit, dengan memotong kebutuhan kampanye. Dan juga Prabowo berkata bahwa “Saya ingin memperbaiki gaji para birokrat secara realistis. Dan juga akan meningkatkan Tax Ratio yang saat ini berada kurang dari 10 % dan akan dikembalikan menjadi 16 % Tax Ratio, dam juga akan memperbaiki gaji semua birokrat dan juga PNS dengan signifikan dan apabila masih korupsi juga maka harus ditindak dengan sebaik-baiknya. ” pungkas Prabowo.

About author