Rizal Ramli Singgung Ekonomi Pemerintahan Saat Ini Dalam Acara Prabowo

Rizal Ramli Singgung Ekonomi Pemerintahan Saat Ini Dalam Acara Prabowo

14 views
0

Jakarta – Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi mengadakan acara diskusi mengenai beberapa program Prabowo-Sandi berkaitan keadaan Indonesia dalam bidang ekonominya. Nama Rizal Ramli Eks Menteri Perekonomian Kemaritiman, Rizal Ramli, mengadakan disukusi dengan mengungkapkan kecacatan dari Pemerintahan saat ini.

Rizal memberikan banyak simpati pada meluasnya, Current Account Deficit (CAD) Republik Indonesia sebanyak minus US$ 8,80 miliar pada kuartal III-2018. Dan menurut penilaian Rizal, keadaan itu adalah sebuah kesalahan pemerintahan saat mengambil keputusan untuk makro ekonomi. “Kita (RI) punya kebijakan yang aneh. Memang selalu ada faktor internal dan eksternal, pemerintah selama ini selalu beralasan pada faktor eksternal,” ujar Rizal pada saat berada di Prabowo-Sandi Media Center di Jalan Sriwijaya I No 35, Jakarta, Jumat lalu  (11/01/19).

Tak hanya itu gejolak global bersamaan dengan berjalannya konflik ekonomi diantara Amerika Serikat (AS) dengan China juga merupakan suatu rintangan bagi pemerintah. Walaupun demikian, Rizal menilai sudah seharusnya pemerintahan saat ini bisa mengambil keputusan untuk mengantisipasinya. Dan kemudian Rizal membandingkan CAD RI dengan beberapa negara lainnya yang mengahadapi kelebihan keuntungan. Dijelaskan bahwa saat ini Indonesia sudah tertinggal dari negara Filiphina yang hanya minus US$ 1,25 miliar dan juga negara Thailand yang kelebihan keuntungannya sebesar US$ 2,63 miliar. Neraca perdagangan telah bertumpuk sampai pada kuartal III juga sangat membuat prihatin, ialah telah mencapai angka minus US$ 7,3 miliar. Dilain sisi, keselarasan primer pada tahun 2018 telah memperlihatkan angka negatif.

Rizal Ramli Singgung Ekonomi Pemerintahan Saat Ini Dalam Acara Prabowo

Rizal Ramli Singgung Ekonomi Pemerintahan Saat Ini Dalam Acara Prabowo

“Sangat minimal kebijakan yang mengantisipasi. Yang lebih berbahaya lagi dalam sektor riil, perdagangan ekspor-impor ini tidak berimbang. Kalau ini semata-mata faktor eksternal, bagaimana bisa negara lain di ASEAN tetap bisa mengendalikannya,” Pungkasnya. Harryadin Mahardika yang juga Researcher Tim Ekonomi BPN Prabowo-Sandi membocorkan program dalam bidang energi. Dan Harryadin menyatakan bahwa sudah saatnya Indonesia berfokus untuk mengembangkan energi biofuel.

“Biofuel ini untuk mengurangi ketergantungan terhadap BBM, dan bahan bakar kendaraan berbasis fosil, karena tidak ada lagi cara yang lebih cepat untuk mengurai ketergantungan selain kita memproduksi alternatifnya,” jelasnya.

Oleh karena itu, nantinya Pemerintahan di Prabowo-Sandi akan mengupayakan untuk mengubah masalah yang kerap kali terjadi di Pemerintahan saat ini, yang dinilai Rizal Ramli masih banyak kesalahan dan juga kecatatan yang membuat ekonomi Indonesia menjadi merosot tajam.

About author