SIAPA YANG BOHONG RUHUT ATAU PRABOWO TENTANG KORUPSI DI INDONESIA SUDAH STADIUM EMPAT

SIAPA YANG BOHONG RUHUT ATAU PRABOWO TENTANG KORUPSI DI INDONESIA SUDAH STADIUM EMPAT

12 views
0

Jakarta – Saat ucapan Prabowo yang mengatakan korupsi di Indonesia sudah seperti kanker stadium empat, saat beliau berada di Singapura beberapa waktu lalu, yang mana bukan dijadikan masukan namun malah dijadikan polemik oleh kubu petahana.

Banyak tokoh-tokoh nasional gusar dan heran dengan ucapan Prabowo tersebut, salah satunya adalah Ruhut Situmpol yang mengatakan Prabowo bohong.

“Saya terus terang bilang Pak Prabowo itu bohong kalau bilang korupsi stadium empat,” ujar Ruhut dalam diskusi bertema korupsi di Kantor Staf Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin lalu (7/1/19).

Ruhut menegaskan bahwa penangkapan koruptor memang terkesan marak di masa kepemimpinan Jokowi. Meski demikian, Ruhut menyampaikan hal itu tidak bisa dijadikan indikator bahwa korupsi paling marak terjadi di masa kepemimpinan petahana.

“Jangan karena banyak yang ditangkap di era Pak Jokowi, disimpulkan banyak korupsinya. Jangan begitu! Udah salah Pak Prabowo kalau begitu,” ujar Ruhut.

Tapi sayang Ruhut lupa bahwa justru di era sekarang ini banyak kasus korupsi yang cenderung meningkat secara kuantitasnya. Pasalnya mulai dari pejabat negara, anggota dewan, Mentri hingga para penegak hukum yang notebanenya tahu atau ahlinya juga tak luput tertangkap oleh Komite Pemberantasan Korupsi (KPK).

SIAPA YANG BOHONG RUHUT ATAU PRABOWO TENTANG KORUPSI DI INDONESIA SUDAH STADIUM EMPAT

SIAPA YANG BOHONG RUHUT ATAU PRABOWO TENTANG KORUPSI DI INDONESIA SUDAH STADIUM EMPAT

Apa yang dikatakan Prabowo itu sesungguhnya benar adanya dan bahkan cenderung menggila korupsinya. Lalu siapa yang sesungguhnya berbohong dengan keadaan korupsi yang terjadi di negeri ini. Biar masyarakat lah yang menilainya apakah rejim ini berhasil atau tidak dalam memerangi korupsi.

Oleh karena itu di tahun 2019 ini, tahun dimana Indonesia memilih Presiden/wakilnya yang baru, kita jadikan momentum tuk memilih pemimpin baru yaitu Pemimpin yang bisa membawa Indonesia menjadi lebih bermartabat , wibawa dan bersih dari korupsi serta Adil Makmur. Jadi Pilihan ada di anda mau tetap atau ganti Presiden!

About author