Prabowo Membagikan 1000 Buku Kepada Para Jamaah MTA

Prabowo Membagikan 1000 Buku Kepada Para Jamaah MTA

8 views
0

Solo – Mantan Danjen Kopassus yang juga sebagai calon presiden no urut 02 Prabowo Subianto, membagikan 1.000 buku kepada jamaah di pengajian rutin hari Minggu di Majelis Tafsir Al-Qur’an (MTA), Solo, pada 23/12/2018.

Buku yang ia bagikan tersebut berjudul ‘Paradoks Indonesia’. Isi dari buku tersebut yakni tentang pandangan Prabowo dan juga kritik kepada pengelolaan bangsa Indonesia.

“Saya bawa 1.000 buku, padahal saudara di sini ada 10 ribu lebih. Saya tidak tahu cara membagi, saya serahkan MTA,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, kalau kekayaan bangsa Indonesia tidak dinikmati oleh seluruh rakyat Indonesia, tetapi hanya segelintir orang saja yang menikmatinya.

“Semua data fakta ini yang membackup membuktikan saya punya temuan bahwa kekayaan bangsa Indonesia tidak tinggal di Indonesia. Hanya segelintir orang yang menikmati kekayaan Indonesia,” ungkapnya.

Ketua Umum Partai Gerindra itu mencontohkan, pengelolaan bahan tambang bauksit yang merupakan terbesar di Indonesia, Tambang tersebut yang seharusnya dapat di kelola di Indonesia tetapi malah langsung di ekspor untuk di olah di negara lain.

“Bauksit produksi terbesar di Indonesia. Apa yg dilakukan? Oleh elite Indonesia bauksit diizinkan diekspor. Bauksit, nikel, emas, dikuasai bangsa asing, satu per satu. Dan mereka semakin pinter. Kadang pakai orang Indonesia sebagai fronting,” jelasnya.

Calon presiden no urut 02 itu mengatakan, informasi yang terdapat di dalam buku tersebut sesuai dengan fakta. Ia juga mengaku belum ada ekonomi yang menopang data tersebut.

“Sudah beredar dua tahun, buku ini belum ada ahli ekonomi yang menyanggah ini. Karena saya backup dengan data, statistik, fakta. Fakta itu saya ambil dari badan ilmiah internasional dan pemerintah Republik Indonesia sendiri,” kata mantan Danjen Kopassus.

Prabowo Membagikan 1000 Buku Kepada Para Jamaah MTA

Prabowo Membagikan 1000 Buku Kepada Para Jamaah MTA

Ia mengungkapkan akan mengirimkan buku lagi apabila kurang untuk jamaah MTA.

“Kalau ini buku 1.000 kurang, akan saya kirim lagi. Khusus untuk MTA kita kasih jatah lebih,” tutupnya.

Dengan membagikan buku tersebut di harapkan akan membuka wawasan tentang ekonomi bagi para pembacanya.

About author