Selalu Ada Kue dan Lilin Saat Perayaan Ulang Tahun, Kenapa?

Selalu Ada Kue dan Lilin Saat Perayaan Ulang Tahun, Kenapa?

104 views
0

Pernahkah berpikir siapa yang pertama kali melakukan tradisi memberikan kue saat ulang tahun? Ternyata kebiasaan ini sudah ada dari masa Yunani Kuno. Ya, hari kelahiran telah dirayakan dewa-dewa juga dengan kue. Orang-orang pada masa Yunani Kuno disebut-sebut sebagai orang yang pertama kali melakukan perayaan ulang tahun dengan kue. Mereka menganggap hari di mana lahirnya seseorang itu penting sekali. Orang yang berulang tahun dianggap sebagai orang yang dicintai oleh Tuhan lantaran lahir ke dunia. Dewa yang pertama kali menerima kue ulang tahun merupakan Artemis, si dewa bulan. Untuk itulah mereka membuat kue yang berbentuk bulan atau bulat. Agar terlihat seperti bulan yang terang sekali, mereka tidak lupa menyalakan lilin di atasnya. Itulah kenapa kita juga meniup lilin yang ditancapkan di atas kue ulang tahun kita.

Selalu Ada Kue dan Lilin Saat Perayaan Ulang Tahun, Kenapa?

Sejarah dari Jerman. Sedangkan perayaan ulang tahun modern dipercaya mengadaptasi adat-istiadat Jerman. Ada satu perayaan ulang tahun yang disebut Kinderfeste. Pada pagi hari, orang yang berulang tahun akan menerima kue dengan lilin di atasnya. Jumlah lilin yang ditancapkan adalah jumlah umur dan ditambah satu . Tambahan lilin ini dinamakan api kehidupan, yang mewakili pengharapan untuk hidup satu tahun lebih panjang. Namun lilin tak langsung ditiup. Lilin dibiarkan menyala seharian dan akan diganti begitu habis. Orang yang berulang tahun baru akan meniup lilin saat makan malam. Setelah makan malam, begitu juga keluarga baru akan memakan kue saat meniup lilin, doa atau harapan harus diucapkan di dalam hati. Demikianlah sejarah kue ulang tahun yang selama ini kita buat atau dapat.

About author